Lima Tips untuk Para Penulis Kreatif

0
392

Banyak Membaca

Satu hal yang penting dalam proses penulisan adalah membaca. Titah dalam kelasnya mengibaratkan membaca dan menulis seperti bernafas. Membaca adalah proses memasukkan sedangkan menulis adalah proses mengeluarkannya.

Membaca untuk menulis tidak terbatas pada satu dua jenis bacaan saja. Apapun bisa dibaca, dan apapun yang dibaca bisa bermanfaat untuk proses penulisan. Sebab, dari membaca seorang penulis akan mendapatkan ide baru, pengetahuan soal kata, hingga gaya pembentukan kalimat.

Gunakan Unsur 5W + 1H + so what

Unsur 5W dan 1H adalah unsur yang sangat umum diajarkan kepada mereka yang akan menulis. Sebab keenam unsur ini dapat menjadi tulang dari sebuah tulisan atau pedoman penulis dalam membangun sebuah cerita. Saat keenam unsur itu digunakan, maka tulisan akan lebih mudah mencapai sebuah keutuhan. Cerita yang dibangun akan jelas dan mudah dipahami.

Namun, secara khusus dalam kelas ini Titah menambahkan unsur so what atau konteks tulisan. Konteks tulisan yang dapat dibangun dengan baik dapat menjawab pertanyaan “kenapa seseorang harus membaca tulisanmu”. Konteks ini dapat kita bangun melalui dua hal, pertama isu, kedua emosi.

Membuat Kerangka Tulisan

Salah satu masalah yang sering terjadi dalam menulis adalah pola tulisan yang lambat atau bertele-tele. Akhirnya, inti dari informasi tidak disampaikan dengan baik. Untuk masalah ini, solusinya adalah kerangka tulisan. Kerangka tulisan akan menjaga penulis tetap berada di jalur dan tujuannya. Kerangka tulisan akan memudahkan penulis dalam menyusun pesannya. Tidak perlu detil, kerangka tulisan sederhana pun sudah dapat membantu penulis dalam menyelesaikan tulisannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here